Thursday, 17 February 2011

Surat-Surat Cinta

Tta

SURAT –SURAT  CINTA

Surat ini sudah kutulis dari dulu
Sewaktu rasa suka padamu mulai berdiri di pintu kamarku
Sedang rasa was-was bergelanyut di dahan pohon luar rumah
Menungguku kalau-kalau harapanku menipis dalam diriku

Terasa gerah meniupkan udara panas
Dan kurasakan sesak di ruang kamar
Karena kumulai memikirkan keinginanku
Memilikimu dan menjadikanmu sebagai jajahan cinta
Atau bahasa halusnya sebagai kekasih

Pernah juga surat itu kurobek-robek karena sakit dihatiku
Tapi karena surat itu tidak bersalah setelah didakwa ini itu
Maka kupaksakan disatukan kembali menjadi bentuk kertas
Walaupun tulisan di dalamnya sudah ikutan lusuh

Kalau ditanya pikiran ini tentang pilihan yang ada
Apakah aku ini cinta orangnya atau cinta kertas ini
Hasilnya menjadi permenungan tersendiri
Karena kalau cinta orangnya kenapa tidak segera surat itu disampaikan
Tetapi masih lebih nyaman kalau mendekap surat itu dibanding gadis itu

Lewat peristiwa dan peristiwa yang berlalu
Menghadapi waktu tetapi waktu menjadi tidak habis
Surat kertas itu sudah tidak berguna lagi
Kucari juga tidak menemukan lagi bentuknya
Karena saat itu aku sudah menggunakan surat elektronik
Untuk mendapatkan cintaku yang menjadi istriku sekarang

FTG&ML
Blp, 170211

Arti Keberadaan

Tta

ARTI  KEBERADAAN

Mencoba menghargai diri sendiri apa adanya
Yang hanya berasal dari air najis seketiduran
Nasib mengubah setitik campuran yang diberi kehidupan
Dan berubah menjadi makhluk yang disebut manusia

Ku tak benci ketelanjangan kelahiranku
Karena pakaian suciku ada pada ketelanjangan akan dosa
Kemerdekaan akan hidup diberikan padaku
Sehingga menjadi dewasa tubuh jasmani sesuai umur jiwa

Pada saat nanti baju-baju dunia harus kutinggalkan
Aku diberi baju rohani yang baru
Dari pemilik kehidupan yang sebenarnya
Untuk kembali bersatu pada-Nya

FTG&ML
Blp, 170211

Sunday, 6 February 2011

Seruan Akan Dosaku

Tta

SERUAN AKAN DOSAKU

Kuduslah Engkau Tuhan
Terpujilah Engkau selama-lamanya
Biarlah mulutku memuliakan-Mu
Dan jiwaku bersorak pada kebesaran-Mu

Ingatlah akan jiwaku Ya Tuhan
Hapuslah dosa dan pelanggaranku
Pada-Mu kuserahkan hatiku

Apabila kesombongan menyengsarakanku
Bersihkanlah hatiku dengan kerendahan hati ya Tuhan
Bilamana ketamakan merenggutku
Lepaskanlah aku dengan kemurahan hati ya Tuhan
Saat iri hati atau dengki menusukku
Sembuhkanlah aku dengan kasih-Mu ya Tuhan

Jika kemarahan atau kemurkaan membuatku menjadi penghancur
Siramilah aku dengan kebaikan ya Tuhan
Pada saat nafsu dan percabulan memperbudakku
Bebaskanlah aku dengan pengendalian diri yang kuat ya Allahku
Di waktu kerakusan menguasai dan menelanjangiku
Hangatkanlah aku dengan kesederhanaan dan baju kebersahajaan
Sedang bila kemalasan menidurkan aku dengan buaiannya
Pukullah aku dengan tongkat kerajinan ya Tuhan

Ya Allahku sekiranya air mataku Kau hapus
Dan sedihku Engkau pulihkan dengan suka cita
Betapa aku memuji-Mu
Dan menceritakan kerelaan-Mu akan penghapusan dosaku

FTG&ML
Blp, 060211

Pemuda-Pemudi Indonesia Raya

Tta

PEMUDA – PEMUDI INDONESIA RAYA
(untuk perjuangan dan prestasi)

Wahai pemuda
Yang namanya disebut dalam acara dunia
Yang kemasyurannya telah disebar di berita dunia

Wahai pemuda Indonesia
Yang bersama-sama berikrar janji
Di tanah ini tempat kaki-kaki kita berdiri pertama
Tempat darah-darah kita menetes permulaan
Tempat mulut-mulut kita disusui ibu kita
Di tanah ini tempat teriakan dan tangisan bayi kita diperdengarkan
Di tanah ini tempat kita pertama disebut sebagai manusia
Tempat yang awalnya membentuk kulit kita merasakan hangatnya matahari

Wahai pemuda-pemudi yang bertanah air
Wahai pemuda-pemudi yang berbaur menjadi bangsa
Wahai pemuda-pemudi yang berikrar dalam menyuarakan bahasa yang satu

Ataupun pemuda-pemudi impian
Yang datang kemari dengan maksud sama
Yang datang kemari dan mengucapkan janji satu
Pemuda-pemudi yang berkeinginan mantab dalam bangsa ini

Wajiblah bagimu berbangga berseru akulah Indonesia
Ikatlah hatimu untuk kejayaan yang telah kau pilih
Junjunglah martabatmu sebagai milikmu yang tiada berpudar                  

Majulah, jayalah, berjuanglah
Rebutlah masa-masa indahmu
Tumpahkanlah semangatmu
Kobarkan sorak-sorak dan keberanianmu
Pecahkanlah rekormu untuk prestasi yang kita cita-citakan

Wahai pemuda-pemudi yang bermartabat bangsa besar
Tiada ragu, tiada halangan, tiada keterbatasan yang membelenggu
Hancurkanlah penjara-penjara kekalahanmu
Leburkanlah kekerdilanmu
Lucutilah belenggu kemiskinanmu
Mulai kita berjalan bersama
Mulai kita bergandeng tangan
Mulai kita rapatkan barisan
Mulai kita gelorakan semangat kejayaan

Kebesaran kita, kemenangan, sejarah kita bukanlah di masa lalu
Tetapi sekaranglah, saat ini juga dan bermasa-masa kedepan

Wahai pemuda-pemudi yang menggenggam masa
Muliakanlah kemenangan kita
Bergegaslah pergunakan tangan-tangan, pikiran-pikiran, jiwa raga kita
Berkarya meraih kemuliaan bangsa

Ingatlah di pikiranmu
Ingatlah di ucapanmu
Katakanlah dengan lantang
Wahai pemuda-pemudi
Kita ini Indonesia

Wahai pemuda –pemudi
Jayalah bangsamu, bangsa kita
Indonesia Indonesia Indonesia Raya

FTG&ML
Blp, 050211

Thursday, 3 February 2011

Karna Kasih Tak Berkesudahan

Tta

KARNA KASIH TAK BERKESUDAHAN

Kalau segalanya akan berlalu
Maka kasih-Mu lah yang merubahku
Kalau segalanya kutinggalkan
Maka kasihanilah aku ini

Dosaku tidak seberapa dibanding kasih-Mu
Selamatkanlah aku dari dunia ini
Janganlah sekiranya kehancuran dunia ini memakanku
Sehingga aku tidak bisa melihat-Mu

Biarlah kasih-Mu membakarku
Menyala di seluruh hidupku
Menyembuhkan luka-lukaku yang ada ini
Hingga aku bersih di hadapan-Mu

Cukuplah kasih setia-Mu menaungiku
Pabila aku kekeringan dan kehausan
Cukuplah pandangan-Mu kepadaku
Pabila aku kelaparan dan mengelupas

Pelanggaranku tidak bisa kututupi
Kemanakah harus kusembunyikan dari cahaya-Mu
Oh Tuhan tidak bisa kupungkiri hatiku dari-Mu
Aku berserah kepada-Mu di hatiku yang sepi

Dengan apakah aku berharap hidup
Dengan kasih yang telah Kau berikan
Dengan apa pula hidup ini bisa kurasakan
Dengan berkat yang Kau limpahkan pula ya Allahku

FTG&ML
Blp, 030211

Tuesday, 1 February 2011

Kita Tidak Saling Menunggu

Tta

KITA TIDAK SALING MENUNGGU

Seperti lamanya menunggu tetes air melubangi batu kali
Begitu juga lamanya perjumpaan dengan seseorang yang diharap dan dicinta
Bisa kita tipiskan batunya dengan memperpendek jarak
Dan membesarkan tetesnya dengan banyak komunikasi

Kalau hatimu berkobar dengan rasa cinta padaku yang berlebihan
Jawablah pada hatimu kalau cintaku hanya dari empunya cinta
Sehingga jika benci bermunculan akan lari percuma darimu
Atau saat benci menjadi berkecamuk di dada
Jawablah padanya benciku padamu hanya karena Tuhanku pencipta
Sehingga cinta itu diberi kemudahan untuk tumbuh kembali

Sebesar apakah hati kita adanya
Yang nyata sebesar kepal tangan
Tatapi kenapa menyimpan banyak rasa
Rasa cinta yang sebesar apa
Rasa benci yang sebesar apa
Rasa senang yang sebesar apa
Rasa sedih yang sebesar apa
Banyak pula rasa-rasa lain yang ditampungnya

Jika seorang pedagang menjual dagangannya
Sebisa mungkin mendapat untung dari jualannya
Maka aku tidak perlu menjual sesuatu padamu
Tidak perlulah engkau membeli sesuatu padaku
Karena cinta ini kuberikan cuma-cuma kepadamu

Mencoba menghapus bayangan atau jejak di mata perasaan
Saat kita tidak berkumpul bersama
Karena khayalan kita membentuk sesuatu yang semu
Tetapi harapku menjadi mutiara saat dipertemukan Tuhan antara engkau dan aku
Karena hati kita tidak sedang menunggu cinta yang semu

FTG&ML
blp, 310111